Mimisan pada ibu hamil


Mimisan (keluarnya darah dari hidung) cukup sering terjadi pada kehamilan yang disebabkan adanya perubahan hormon. Biasanya mimisan terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Mimisan dapat terjadi ringan atau berat. Mimisan ini bisa terjadi karena hormon kehamilan mengiritasi dan membuat peradangan pada hidung, sehingga memicu produksi lendir di hidung, ditambah dengan pelebaran pembuluh darah di seluruh tubuh termasuk di hidung dan peningkatan volume darah selama hamil, sehingga ibu hamil terkadang mengalami hidung tersumbat selama kehamilannya.
Jika mimisan terjadi sangat banyak serta sulit berhenti, segera pergi ke dokter untuk tindak lebih lanjut.

Tips
– Jika mimisan terjadi, arahkan kepala ke depan serta ke bawah dan tekanlah kedua cuping hidung. Jangan berbaring ataupun mendongakkan kepala karena darah dapat masuk ke saluran pernafasan.
– Untuk membantu menghentikan pendarahan, tekanlah kedua cuping hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama 10 menit. Teruskan 10 menit lagi jika pendarahan belum berhenti.
– Setelah pendarahan berhenti, hindari bersin terlalu keras .
– Jagalah kelembaban hidung. Minumlah air yang banyak dan hindari kondisi udara yang kering. Jika perlu gunakan cairan tetes hidung untuk menjaga kelembabannya. Jika mimisan terjadi sangat sering pergilah ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) untuk kemungkinan melakukan kauterisasi (membakar pembuluh darah di hidung).
– Kompreslah hidung dengan es agar pembuluh darah sekitar hidung mengerut, hal ini dilakukan agar perdarahan yang sedang terjadi berhenti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: